PORTOFOLIO

HRUSANGKALI

Thursday, August 22, 2013

HRUSANGKALI

Thursday, August 22, 2013


3rd WINNER of LOMBA DESAIN ALAS KAKI TINGKAT NASIONAL 2012

HRUSANGKALI inspired by goddess (Dewi) Srikandi arrows. Dewi Srikandi is a woman in the story of shadow puppets (wayang), portrayed as tough and independent so in accordance with the character of the user is a career woman. Dewi Srikandi also a symbol of woman emancipation. HRUSANGKALI arrows distinctive character aplicated in the morphological form of footwear design. Accentuation of parangrusak batik pattern inspired by the clothes worn by Dewi Srikandi. Application of parangrusak batik pattern in footwear design can also represent elements of local wisdom.

In the story of wayang, described HRUSANGKALI can be 1000 arrows when fired. It inspired modular system in footwear design, so the footwear design has various kinds of alternative configurations. In addition to the modular system, it can be replaced by the module if there are parts that are not suitable to be used / damaged, making footwear design environmentally friendly because they do not have to waste the whole footwear.

HRUSANGKALI using a modular system that allows the user disassemble pairs of shoes. Modular system on the shoe is designed as simple as possible to be done by the home (small) industry that is usually found in most countries in Asia, thereby helping improve the economy and the local residents support the concept of a sustainable economy.

STANPORTI: TRIPLE KILL, EPIC ENDING

Monday, October 10, 2011

STANPORTI: TRIPLE KILL, EPIC ENDING

Monday, October 10, 2011


English version HERE

Penggemar kegiatan bersepeda sering enggan memasang stand samping pada sepeda mereka. Hal tersebut karena kesan yang didapat apabila menggunakan side stand pada sepeda mereka. Itu terlihat sangat aneh apabila sepeda yang digunakan sesuai fungsinya (seperti BMX dan DJ yang digunakan untuk melakukan sebuah trick, DH yang digunakan untuk balapan menuruni bukit, atau velobike yang digunakan untuk mencapai kecepatan tinggi, dsb) memasang stand samping. Kecuali jika contohnya anda menggunakan sepeda DH untuk pergi ke acara car free day di minggu pagi, atau untuk membeli sesuatu di minimarket dekat rumah anda (Well, saya pribadi lebih memilih untuk membeli barang-barang di warung yang dimiliki oleh perseorangan dan dikelola secara tradisional daripada membeli di toko atau minimarket dengan jaringan yang luas dan dikelola secara profesional).



Biasanya para penggemar sepeda meletakkan sepeda di paddock stand, namun hal tersebut tidak mudah karena ukuranya yang besar sehingga memakan ruang yang banyak. Masalah berikutnya adalah kurangnya fasilitas umum berupa bike stand / parking untuk para pesepeda di Indonesia. Biasanya mereka menyandarkan sepeda pada pohon / tiang / tembok, membalik sepeda mereka, atau menggeletakkan begitu saja. Perilaku tersebut mengakibatkan resiko sepeda terjatuh, tergores, dll. Stanporti mencoba menjawab permasalahan tersebut. Sebuah desain bike stand portable yang ringan serta mudah dibawa kemana-mana.

Setelah melalui proses yang panjang dan berliku akhirnya stanporti menang di ajang kompetisi bernama Black Innovation Award tahun 2011. Setelah menghadiri awarding night yang diadakan di Jakarta, keesokan harinya saya langsung kembali ke Surabaya dengan flight pertama untuk menghadiri wisuda di kampus saya pada waktu sore. Selain itu, hari tersebut juga bertepatan dengan ulangtahun saya.

Birthday + BIA 2011 outstanding innovator + graduation = rasanya seperti terkena petir di siang hari. Jika anda tidak keberatan, silahkan anda baca berita ini : 








SOMETHING CALLED UNDERGRADUATE THESES

Thursday, July 07, 2011

SOMETHING CALLED UNDERGRADUATE THESES

Thursday, July 07, 2011





English version HERE

Setelah kurang lebih menempuh waktu satu tahun waktu dalam melaksanakan sesuatu yang dinamakan tugas akhir atau "undergraduate theses", pada akhirnya saya dapat menyelesaikan ini semua. Sempat stres tingkat akut, emosi yang tidak stabil, waktu tidur yang kacau, dan berbagai macam cobaan yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Meningkatnya konsumsi kafein dan nikotin, dan berkurangnya waktu bermain menjadikan hal tersebut sebagai sebuah cerita yang menarik, lucu, tapi sarkastik. Ketika saya mengingat-ingat proses mengerjakan sebuah tugas akhir, saya seperti menonton sebuah film dark comedy. LOL

Sebuah hal yang aneh kalau misalnya ada orang yang berkata "waktu berlalu begitu cepat, saya tiba-tiba sudah wisuda". Bagi saya, ketika mengerjakan tugas akhir waktu berlalu begitu lama dan terasa sangat berat, penuh pengorbanan, darah, dan air mata, sampai akhirnya saya berkata "hei, tugas akhir saya telah selesai."

Saya ucapkan terima kasih bagi semua yang telah mensupport tugas akhir saya. Terima kasih bagi mereka yang meminjami saya mobil pickup untuk mengangkut model dan display untuk pameran tugas akhir saya. Terima kasih juga bagi yang membantu menyetir mobil tersebut, bersama saya memobilisasi, mengerjakan model dan display untuk pameran. Tanpa kalian tugas akhir saya tidak akan berkesan. 

Terima kasih bagi mereka yang mengulas tugas akhir saya pada salah satu portal berita di internet. Ulasan tugas akhir dapat dilihat di : www.kabarindonesia.com


Undergraduate theses milik saya membahas tentang desain street furniture. Bagaimana street furniture di suatu wilayah selain mempunyai sebuah fungsi sebagai sebuah elemen estetis juga mempunyai sebuah fungsi sebagai branding fisik. Undergraduate theses milik saya memberikan sebuah solusi desain berupa street furniture yang dapat membentuk sebuah kesan dan identitas wilayah. selain tujuan utama tersebut, street furniture ini tetap memperhatikan aspek fungsionalnya lewat kenyamanan, keamanan, kebersihan.

Penjelasan lebih detail dapat dilihat pada link berikut ini : digilib.its.ac.id

© heyhoticco.